Today was a fairytale

Kamis, 22 Maret 2012

a little gifts from god


Jika Allah mengambil seseorang yang kita ingini sebagai jodoh kita dan selalu kita harap untuk selamanya bersama kita, maka perlu diketahui bahwa sesungguhnya Dia sudah mempersiapkan pengganti yang lebih baik dari yang Dia ambil dari kita dan bahkan mungkin akan lebih kita cinta..
Kalian tau, saya baru saja sembuh dari luka, luka yang memang dari awal tak saya hindari, sebenarnya saya sudah diperingatkan Tuhan melalui berbagai sinyal dan kode, namun saya masih memilih untuk berjalan, iya mungkin saya terlalu nakal untuk hal ini. Saya selalu meminta pendapat Tuhan terhadap apapun, menceritakan segalanya kepada Nya, dan memberikan banyaak pertanyaan atas apapun dan saya mungkin orang yang lebih beruntung diantara lain J kenapa? Karena saya diberi kepekaan lebih atas peka nya saya dengan kode yang diberi Tuhan yang mana melalui kode itu segala pertanyaan saya dijawab Tuhan J
Baik, kita mulai kisahnya J
Saya diciptakan didunia ini dengan ribuan maksud J saya dan Tuhan memang sudah membuat kesepakatan saat saya masih didalam rahim ibunda saya, kesepakatan bahwa saya bersedia menerima semua yang terjadi didalam hari-hari saya, sederhananya adalah, saya menerima takdir yang diberikan Tuhan untuk saya. Yang akan saya bahas disini adalah pertemuan saya dengan seseorang dan apa yang terjadi setelah itu J
Disini, disekolah, saya dipertemukan oleh Tuhan dengan seseorang yang sebaiknya kita panggil saja “unyil” sebagai samaran. Saya kenal unyil kelas 2 SMA tepatnya saat ujian kenaikan kelas. Saya tidak akan menceritakannya secara detil(karena saya tidak mau membuka luka lama hehe) next, saya sempat menjalin hubungan dengannya, sebentar, hanya sampai hitungan minggu, lalu kita broke-up karenanya? Karena ada sesuatu hal yang memaksa kita berpisah J sejak itu saya dan unyil tidak punya anyrelation again, apapun itu, sebagai temanpun kami tidak J lalu sampailah suatu hari seingat saya itu tanggal 30 april 2011 iya, kalau tidak salah tanggal segitu saya dan dia berbaikan dikarenakan banyak yang memohon kepada saya untuk memaafkan kesalahan unyil dahulu, dan dia juga mendatangi saya untuk memohon maaf, kita baikan, temenan lagi, tapii lebih intim, i mean not like ussually friend, we’re closed. Dan terjadilah sesuatu hal lagi persis sama dengan yang terjadi pada januari 2011 lalu, benar benar sama. Sesuatu itu datang lagi, dia menghancurkan lagi, membatasi, mengganggu, menahan, dan mengecam apapun yang bersangkutan dengan saya dan unyil, oke fine, saya memutuskan untuk mundur, you can take him well J dan lagi lagi setelah itu saya dan unyil tidak bertegur sapa, unyil menyadari kesalahannya yang terlalu lemah dan pasrah, nevermind, perpisahan yang satu ini tidak begitu menyakitkan seperti awal lalu, kenapa? Karena rasanya saya sudah sedikit lebih kebal haha. Lalu akhir bulan november, iya kalau tidak salah akhir bulan november 2011 lalu kami dekat lagi, seperti yang lalu dia meminta maaf dan berlutut, tapi kali ini saya lebih tegas dengan memberi syarat kepadanya, saya meminta dia berjanji untuk menjamin kalau kejadian yang seperti kejadian lalu itu tidak akan terulang lagi, dan dia menjawab iya, dia memastikan, dan satu hal lagi saya meminta dengan serius kalau dia harus menjadikan saya sebagai teman seperti layaknya orang berteman secara normal lainnya, kenapa saya meminta seperti itu? Karena, kejadian yang kedua lalu saya lengah, saya terikut arusnya yang membuat saya kembali merasakan “sayang” itu kesalahan saya, maka dari itu kemarin saya meminta itu secara tegas dan diaa yaa dia meng-iya-kan keinginan saya, dan pada akhirnya persyaratan tinggal lah persyaratan, kamu menyatu, sangat berpadu, melebur membentuk satu wujud yang tak mampu disentuh namun dapat dirasa, yaitu “kasih-sayang” dia selalu mengatakan dia takut kehilangan saya dan segala hal lain namun sudahla, yang saya bahas disini bukan tentang apasaja yang ia katakan kepada saya melainkan tentang rencana tuhan terhadap saya. Baik akhirnya kami berpisah (lagi) penyebabnya? Penyebabnya ya sama seperti yang terjadi dikejadian pertama dan kedua itu, sama persis, dengan nada, waktu, dan aroma yang sama saat dulu J huh saya hanya bisa ngenghela nafas, menangis menahan sakitnya luka itu, menggalau, yaa kira-kira seperti itulah, lalu saya memutuskan untuk ini adalah yang terakhir walaupun sebenarnya si unyil pernah meminta saya untuk bersabar dan bertahan menjelang selesai UAN, tidak, maaf unyil, saya tidak bisa, saya terlalu lelah untuk mengikuti episode demi episode yang kita ciptakan ini, saya terlalu mulia untuk dijadikan korban keegoisan dan ketakutan kalian, maaf saya mundur, kau bisa cari perempuan lain diluar sana J saya tidak akan melupakan semua kenangan kita, semua janji dan kata kata indah yang dulu kita lakukan, semua khayalan yang kau tawarkan kepadaku, tidak, itu tidak akan saya lupakan, itu akan saya bukukan dan saya simpan baikbaik disuatu tempat, dan saya tetap memutuskan untuk mundur, kita tidak bisa berteman seperti biasa, kau tidak bisa dan tidak pernah bisa menempatkan aku sebagai teman dalam hidupmu, itu kesalahanmu yang melukai banyak pihak J tapi, jika tuhan berkehendak lain, dan membawa kita kembali, saya tidak bisa berbuat apa-apa ini lah yang disebut takdir. Saya kira selesai tentang penyebab luka saya, kita kembali dengan rencana Tuhan yang akan saya ceritakan J
Benar, saya memang terluka saat itu, saat saya memilih meninggalkan dan saya ditinggalkan, tapi saya berhasil bangun dan move-on, yaa saya memang menikmati setiap detik saat saya galau dahulu, haha konyol bukan? Kenapa saya menikmati? Karena saya yakin kedepannya saya akan selalu bahagia, jadi anggaplah ini kenang-kenangan yang harus dimakan haha, oke disepanjang hari saya yang baru ini rasanya memang sedikit sepi dari kemarin, karena bukan Wktu yang sebentar antara desember-maret saya menjalin hubungan tanpa status yang tidak sengaja terbentuk itu, yang selalu meramaikan inbox saya, dan kini? Semua tinggal kenangan. Inbox saya tetap rame yang dateng, dan orang-orang yang membuat saya tersenyum dan tertawapun bertambah banyak, ini adalah salah satu kado kecil dari tuhan atas luka saya kemarin, dan satu hal sekarang kado baru yang Dia berikan kepada saya, entahla, entah saya yang merasa berlebihan atau memang keadaan yang seperti itu, kalian tau, saat ini ada sosok baru yang muncul perlahan dan perannya semakin nyata dalam hidup saya. Saya awalnya tidak mau menyimpulkan kalau ini adalah special something from god but semakin hari ke-spesial-an itu semakin nyata, baikla, sekarang tuhan memberikan saya kado kecul yang diciptakan untuk mengisi kekosongan saya setelah kejadian bersama unyil J
Harapan saya? Yaa saya harap dengan yang ini saya akan jauh lebih bahagia dan baik J amin .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar