Today was a fairytale

Senin, 17 September 2012

halooooo!!!

hai bloggiiii ay mis yuuuu
lama banget rasanya ga buka blog ini, kiangen ngeblog, kangen banget tapi mau gimana. elakangan ini aku sibuuuuuuuuuuuuuuk bener. nanti pasti aku ngeblog lagi, wait yaaaaaaaaaaaaaaaaaa

Jumat, 06 Juli 2012

Maaf ini bukan keluhan, hanya saja pernyataan.


Sakitnya kali ini Diperut sebelah kiri God. Bagaimana ini? Apa ini berbahaya? Atau sekedar efek-efek biasa saja? tidak. Disini tidak memar aku lihat. Tidak luka juga. Entah? Akupun tak tau apa yg salah pada bagian ini. Tapi ini benar-benar sakit. Rasanya seperti ummm... seperti melepuh ya melepuh, pedih. Tidak, tidak merah juga. Engga kok. Aku ga jatuh atau kena apa-apa. Ini murni dateng sendiri. Iya nih. Tiduran susah deh. Tapi Gapapa deh God, yang jelas kan masih bisa jalan ama lari hehe. Cepet sembuhin ya God. Please J makasi, love you.

ibu, ayah, ketahuilah..


Dear Mom and Dad.
I’m your first daughter who cant make you proud, tonight wanna say something that maybe never you think before. I really Regret of my unsuccess test. I think both of you know that i also never wanna it. That’s destiny right? I did the best yesterday. I do it just for prove you that i can make you happy and proud. But the truth say somethin’ different.
I think i’m different with another girl. I’m not like them who can show up all that they feel. I’m not as open-end as they are. I’m just me who look so bad. Not flexible. Selfish. And the other. Why you dont wanna try to look me in another sides? Deep down inside i have sensitive feeling. I’m coward. I’m weak. I’m whine. Dont you know it?
If you say that i’m never thinking about both of you, thats really wrong. Maybe i’m too much in that. You never know that as can as possible i hidden everything that can make you sad or somethin else. I always do that. But yeah, the core is i dont do something that really meant for you yet. I’m sory. I tried. But that’s failed.
Yes i’m silent, annoying. And look so irresponsive. But you never know that i’m too sensitive when feel something. I’m not too dare to say SORY as directly to both of you. I dont know why. I just feel so scare and shy to do it. i actually wanna do that. Wanna take your hand and kiss it and say “appologize me mom, dad because i cant make you happy and proud” i really wanna do that. Not just in this problem. But also of another problem before. But God dont give me more brave for do that. Maybe this is not the time. Everything happen automatically in the right time. And oneday i will do it. i will sit on your knees.
I believe that everything happen for a reason. And God always promise that always there is a rainbow after the bad rain. And i still wait it. i wait it.
Mom, Dad. I promise i’ll be better than before. But please understand that everything that we want is not ofcourse can we take. I mean everyone has measure one each other, right? And God always give us everything that suit with our measuring. Above the sky still there another sky. So we shouldn’t blame one each other right?
Oh ya, onething that maybe never there in your mind is i always miss your HUG. I never feel that. Do you ever think this before? I wanna like my friends who can HUG their mother and father as free. Maybe we have high prestige one each other so we cant do it. hehehe nevermind. I believe that one day we’ll do that J
The last is, i really regret cause of this. Appologize me. give me pardon. I’m sory. I love you.

From your bad child
that always make you angry, sad, also shy
Sory.

Kamis, 17 Mei 2012

syalalalalallaaa


Baik, kali ini saya mau membahas soal kalian. Yes you all. Kenapa saya pada akhirnya memutuskan mau membahas ini???????? Karena kalian ngelunjak. Malah jadi “LUPA DIRI” mengapa saya mengatakan demikiaaaaannnn?????????????? Ya karena pada faktanya memang begetoooooo.. belum mengerti dengan maksud pembahasan saya? Hahaha ya jelas saja demikian, orang saya belum masuk pada penjelasan weeek :p hahaha
Now, lets talk about this .
Teruntuk kalian yang sangat baik hati.. saya sebelumnya mau berterimakasih kepada kalian, terimakasih sekali karna membantu saya menghapus dosa-dosa saya dengan sukarela :’) terimakasih sekali. Tenang! Tenang! Kalo kalian belum mengerti saya maklum, karena sampai pada kalimat ini pembahasannya masih memasuki kata sambutan haha
Baik kita mulai perlahan namun pasti *jiaaaaahh*
Entahlah, entah saya yang tidak tau atau terlalu bodoh dalam menilai kalian, tapi yang pasti atas rentetan kejadian ini saya mendapat beberapa kesimpulan. Diantaranya : waktu 3 tahun ini kurang untuk memahami asli kalian J
Kenapa saya katakan kurang? Karena buktinya pada faktanya prediksi dan simpulan saya selama ini salah. Kalian tidak seperti yang saya kira. Kalian tidak seindah penglihatan saya. Maaf, kalian sedikit busuk.
Maaf sekali jika saya terlalu kasar dalam penyampaian ini.
Begini. Bukan kah kita teman? Dan sebelumya ada sedikit kalimat yang mungkin kedengarannya sumbang atau apalah ditelinga sempurna kalian..
Mengatakan bahwa :
“setiap orang memang punya hak. Dan berhak untuk tidak menyukai seseorang, tapi bukankah seharusnya kita menyimpannya untuk diri kita sendiri?”
“tidak menyukai banyak orang bisa saja diartikan bahwa pemikiran kita masih rendah, kenapa? Karena kita tidak bisa melihat sisi positif dari orang yang tidak kita sukai tersebut dan masih membiarkan diri untuk terjebak dalam pemikiran buruk tentang sisi negatifnya”
Maksudnya disini adalah kita bisa dan boleh saja tidak menyukai seseorang, tapi bukan berarti menghakiminya kan? Bukan berarti harus mengajak orang lain hingga membentuk komunitas untuk ikut juga membencinya.. itu cara yang teramat salah. Jika kita tidak menyukainya seharusnya kita belajar dari orang-orang yang menyukainya, kenapa mereka bisa berfikir positif sedangkan kita tidak? Bukankah demikian?
Mungkin bagi kalian membentuk komunitas yang seperti itu adalah hal yang menyenangkan, itu terserah kalian tapi ingatlah kalau dia bukan satu satu nya orang yang pernah melakukan salah. Berkaca. Kalian tidak sepantasnya mengobrak-abrik hidupnya.. setidaknya kalian harus berfikir, saya beri contoh. Jika anda ingin membongkar rahasia yang pernah dititpkan orang yang tidak anda sukai itu, kalian seharusnya menebalkan-menggaris bawahi- memberi tanda kutip pada kata “menitipkan/dititipkan”. Coba kembali pada kata-kata “menitipkan”. DIA yang tidak anda sukai itu pernah menitipkan sesuatu yang bersifat rahasia pasti dengan alasan tertentu. Barangkali dengan alasan kalau menurutnya ANDA BISA DIPERCAYA, ANDA ADALAH TEMAN YANG MEMILIKI PEMIKIRAN DEWASA, TEMAN YANG ASIK, tapi tiba-tiba hanya karena hal yang tak nyata dan tak jelas anda sebisa mungkin mengobral itu semua. Mengerikan bukan? Bagaimana kalau anda diposisi dia? Bagaimana jika rahasia atau cerita kalian yang sedang diobral? ME-NAK-JUB-KAN.
Dan satu hal lagi kalian setidaknya ingat bahwa dulu kalian sering menghabiskan waktu bersama, bertukar cerita, berbagi apa saja. lalu kenapa sekarang malah kebalikannya? Ingat, jika kalian mengatakan dia yang kalian benci dengan sebutan “setan” “hantu” “kunti” dansebagainya, kembalikan pada anda sendiri. Itu semua berarti kalian pernah berhubungan baik dengan si “setan” “hantu” atau “kunti” itu. Malu ga? Kalo saya sih malu pernah temenan dekeeet trus sekarang malah ngata-ngatain. Itu berarti kita bodo! Bodo karna mau berteman dengan mereka dulunya. Dan secara tidak langsung mempermalukan diri sendiri.
Lagi, selanjutnya. Baik. Semua orang melakukan sesuatu pasti beralasan. Seperti halnya kita, tidak menyukai mereka. Pasti ada alasannya dong ya? Lalu bisakah kita menoleh kesebelah sebentaaarrr saja untuk coba berfikir juga bahwa orang yang tidak kita sukai itu melakukan hal yang tidak kita sukai juga dengan mengantongi beberapa alasan? Bukankah demikian?
Lalu sekarang kenapa kita hanya memikirkan ego kita saja? kesal boleh dongkol juga boleh bencipun itu hak masing masing, tapi ga perlu ngumbar kan? Seharusnya kita maluuu malu banget. Kenapa? Ya jelas malu, coba fikirkan lagi. Kenapa banyak yang ingin berteman dengannya sedangkan kita yang sudah punya status teman malah menggerutu tidak jelas hanya karna hal sepele yang bisa dibicarakan baik-baik *tanpa emosi dan bentakan* itu namanya kita aneh. Benar? Yaiya dong benar.
Sekarang masuk pada inti pembahasan .
Pada intinya, apa masalah saya dengan kalian ? jika jawabannya “kami hanya tidak suka dengan kelakuan dan sifat kau” maka jawabannya adalah tidak semua orang pula yang suka dengan kelakuan dan sifat kalian J bukan kah demikian? Lalu sekarang? Apa lagi? Bisakah secara spesifik? Saya rasa yg tidak suka pada saya karena dua alasan itu bukan anda saja. pasti ada anda anda yang lain. Tapi kenapa mereka diam ya? Tidak se-KEPO kalian ya? Kenapa mereka tidak bergabung bersama kalian dan membentuk komunitas lalu kegiatan wajibnya adalah mengata-ngatain saya. Membahas soal keburukan saya. Kesalahan-kesalahan saya yang juga pernah kalian perbuat? Kenapa begitu? Jadi sekarang gimana dong? Kalian yang terlalu KEPO dan NORAK? Atau mereka yang terlalu baik? Aku rasa jawabannya tidak benar dua-duanya. Kalai menurut pemikiranku yang sederhana ini..... mereka tidak berkelakuan atau berperilaku seperti kalian karena mereka cerdasssss dass dasssss .. mengapa saya katakan mereka cerdas? Ya karena mereka memang cerdas. Saya rasa yang tidak mereka sukai juga bukan hanya saya. Dan mereka lebih bisa mengendalikan diri, hati dan keadaan. Tidak seperti kalian yang “pantang” bangeeuuddhh haha
Kalian tau bagaimana tanggapan saya atas hal ini? Atas perlakuan kalian? Sikap dan sifat jelek kalian yang tanpa sadar sudah kalian buka dimata umum? Jawabanya adalah : SAYA SENANG .
Alasannya adalaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhh...................
Saya senang bukan karena saya gila atau sejenisnya. Saya senang karena sesungguhnya saya jauh lebih berhasil daripada kalian. Saya jauh lebih hebat. Saya jauh lebih terhormat. Saya jauh lebih berpendidikan. Membuat saya jauh lebih sabar. Jauh lebih sering berbicara pada tuhan. Dan jauh lebih bersih dari dosa J
Saya senang sekali karena kalian sangat perhatian sama saya. Memperhatikan apa saja yang saya lakukan lalu bereaksi dan mengomentari. Kalian perduli dengan keuangan saya, dengan waktu saya yang sering terbuang dengan kebanyakan jalan jalan. Kalian perhatian dengan saya dengan selalu berpendapat terhadap siapa saja yang sedang dekat dengan saya. Dengan pria-pria yang sedang keep connection dengan saya. Dengan siapa saja yang mengajak saya berteman baik. Dengan apa saja yang saya makan, Dan yang saya salut sekali kalian sampai perhatian dengan orang tua saya yang sibuk cari uang untuk saya. Waaaah hebat sekali..
Eh eh sebelumnya maaf yaaa, pernah tidak kalian berfikir kalau diri kalian sendiri perlu diperhatikan. Perlu hiburan. Bukan harus menghabiskan waktu dengan selalu memusingkan apasaja yang saya lakukan. Kasian otak dan batin kalian bertentangan. Oh oh atau jangan jangan kalian menganggap kalau membahas semua kekurangan dan kejelekan saya adalah sebuah hiburan? Waaah kalo gitu ribet urusannya. Ini kalian yang gondes atau apa ya? Oh oh atau kalian mau saya ajak mencari hiburan yang lebih real? Saya bersedia menjadi guide kalian ;) ga ga saya ga perlu bayaran kok hehe asal kalian senang aja udah puas banget saya. Dapet pahala lagi J  jadi gimana? Mau? Ayolaaaaah haha .. yaudah soal itu fikir-fikir dulu yaa,  saya kasi waktuu :* muah haha
Izinkan saya sedikit berbicara lantang ya..
Pada pembahasan kalian tentang saya tentang mall, apa salah jika saya sering ke mall? Sering keliling? Sering jalan jalan? Tentang siapa saja yang dekat dengan saya, apa salah jika saya banyak teman? bukankah itu berarti saya lebih hebat? Dan tidakkah kalian sadar kalau sikap kalian yang seperti itu sama saja menyatakan kalau kalian *maaf* IRI terhadap saya? Terhadap apa saja yang saya miliki? Terhadap siapa saja yang berteman dengan saya? Terhadap pria-pria yang mngagumi dan menyukai saya? Terhadap baju tas dan sepatu yang saya beli? Terhadap uang yang diberikan ayah-ibuku untukku? Terhadap apa saja? aneh. Kalian aneh sekali. Apa yang jadi masalah untuk kaliaaaaann?? Bukankah kalian juga punya uang? Punya banyak teman? punya kemampuan memilih barang yang bagus? Punya wajah yang tidak jelek? Lalu? Satu hal yang terakhir ya, tentang orang tua saya. FIKIRKAN BAGAIMANA KELUARGA KALIAN? APAKAH SUDAH SANGAT SEMPURNA? APAKAH KALIAN SUDAH SANGAT BISA MENGHARGAI USAHA ORANG TUA KALIAN? APAKAH KALIAN SUDAH MEMBANGGAKAN MEREKA? Saya rasa belum. Dan saya rasa mereka akan sangat malu dan sedih. Kenapa? Karena ANAK MEREKA PUNYA HOBI YANG TIDAK BAIK, MENCERIKATAKAN KEJELEKAN ORANG LAIN, MENGHASUT, DAN MENGATA-NGATAIN orang lain haha
Pesan saya, perbaiki dulu diri masing-masing. Oke?
Satu lagi. Seburuk-buruknya sifat saya, saya masih punya sifat baik seperti halnya kalian dan siapa saja. Dan sebaliknya, sebaik-baiknya kalian, kalian juga punya sifat buruk yang berukuran sama dengan siapa saja . karna pada dasarnya semua punya kesempatan yang sama .

Rabu, 09 Mei 2012