Today was a fairytale

Selasa, 10 April 2012

Dear you that always be my sun in every morning..


Dear you that always be my sun in every morning..
Aku datang lagi. Aku masih membawa cerita tentangmu. Tentang kita. Kali ini aku sedang duduk dibalkon ujung sekolah kita. Sendirian. Seperti biasa. Seperti dulu. Aku sedang sibuk menunggu mentari terbit. Untuk menyapanya. Lalu berbincang dengannya.
Kau tau tidak, saat ini mentarinya sedang mengintipku, perlahan muncul dan menatapku. Aku sangat excited saat ini. Aku meletakkan laptop ini dan berdiri untuk menyapanya. Dan seperti biasa dia membalas sapaanku dengan sinar lembutnya. Kemudian duduk kembali. Memangku laptop ini. Dan melanjutkan merangkai kata-kata ini sambil sesekali memandang mentari.  Aku bahagia seperti ini.
Aku rasa mentari sedang dalam keadaan cemburu saat ini. Kenapa? Karena aku lebih banyak berbincang dengan alat kotak ini dibanding dengannya. Hehe. Semua karena kau. Entah mengapa aku antusis sekali jika merangkai kata-kata tentangmu. Kau. Begitu. Menarik. Untuk. Dibicarakan. J
Biasanya sebentar lagi penghuni sekolah ini bertambah, satu persatu datang dan jika mereka menemukanku duduk tenang membelakangi mereka dan mematungkan diri sepenuhnya didepan mentari, aku yakin ekspresi mereka semua sama. Bingung. Heran. Haha iya, mungkin aku aneh. Teramat aneh malah. Senang sekali membiarkan mentari menyentuh seluruh tubuhku. Memejamkan mata dan merasakan pelukannya Jbegitu juga kau. Kau pun sering bingung bukan melihatku seperti ini? Tapi biasanya aku selalu bergegas jika merasakan kehadiranmu mulai mendekat. Aku tak tau kenapa. Aku malu bertemu kau.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar