Menyakitkan sekali saat kau mencoba menenangkan ku dalam keadaan yang sangat kelut ini, saat perasaan kita yang sama ini harus terganggu dengan keadaan yang seharusnya tak layak muncul, saat itu kau bilang padaku : ku akui kau memang sangat lain dari dia yang selalu membuat otakku sakit karna tingkahnya, dan sifatnya yang memaksa dan egois itu, sayangnya kita terjebak dalam keadaan yang kurang tepat.. mungkin kebahagiaan untuk kita masih disimpan rapat-rapat oleh Tuhan, sekarang bukan lah masa milik kita, mungkin esok? Lusa? Atau 6 tahun lagi yang mengantar kita untuk langsung menjadi suami-istri?
terinspirasi dari : dwitasari
Tidak ada komentar:
Posting Komentar