Today was a fairytale

Minggu, 12 Februari 2012


Benarkan? Ketakutan saya terjadi, saya kembali terjatuh dan terseret (lagi) dalam kisah memuakkan ini, tidak, kalian tidak sepantasnya membawa saya kembali terombang-ambing seperti ini, saya lelah, saya sangat lelah, saya sudah tidak terlalu kuat untuk bertahan jika keadaannya tetap seperti ini, dan kamu, kenapa kau membuat saya kembali jatuh dalam rasa yang dulu pernah kita rasakan? Kenapa? Kenapa harus kamu (lagi)? Kenapa juga harus dia? Apa saya harus bersabar lagi? Menunggu hal yang belum tentu baik diakhirnya? Apa saya harus menanggung dan memendam kisah yang pernah terjadi ini? Apa saya harus menumpahkan air mata lagi? Apa itu yang ingin kalian lihat? Kamu! Iya kamu! Apa yang kamu gunakan hingga saya dengan mudah kembali luluh saat berhadapan denganmu? Mau mu apa? Membuatku terjatuh(lagi) dan terlalu merasa nyaman lalu kau pergi? Seperti itukah? Tolong, beri saya kepastian, jangan membuat saya sebagai pihan yang paling menderita disini L saya juga menginginkan kebahagiaan, dan anda, kenapa anda tidak bisa merelakannya?! Kenapa? Apa yang ada diotak anda? Apa anda tidak ingin bahagia? Tidak mau move-on? Apa anda betah dengan perasaan yang seperti ini? Saya yakin dan teramat yakin kalo anda tau dia tidak mencintai anda, lalu kenapa masih bertahan dan terus menunggu? Tidak kah anda sadar anda telah menganiaya diri dan perasaan anda sendiri? Tidak kah anda pernah memikirkan perasaan dia dan orang yang selanjutnya ditakdirkan bahagia bersamanya? Ingat! Tiada yang abadi didunia ini, jadi ku mohon, berhentilah memaksakan perasaanmu, carilah kebahagiaan baru diluar sana yang sudah diciptakan Tuhan yang tinggal kau petik saja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar